Forsid

Samakan Persepsi, Operator SID Dan Dinsos Gelar Rakor DTKS Di Langgudu

Langgudu (kabardesantb.com) – Dinas Sosial Kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Tingkat Kecamatan Langgudu, Kamis (23/7)
Bertempat di Aula Mufakat Kantor Camat Langgudu, Rakor yang dibuka secara Resmi oleh Kadis Dinsos Drs.Sirajuddin,MM, dihadiri oleh Camat Langgudu, Rijal Mukhlis,SE, Kapolsek Langgudu, Iptu Budiharjo, KUPT Lintas Sektor, Kepala Desa serta melibatkan seluruh Operator SID se-Kecamatan Langgudu
Dalam Pengantarnya Camat Langgudu, Rijal Mukhlis,SE menyebutkan bahwa Rakor tersebut digelar dalam rangka membangun pemahaman terhadap pelaksanaan verifikasi dan validasi DTKS ditingkat Desa.
“Tujuannya adalah untuk percepatan Pemutahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahun 2020” Ucap Camat Langgudu.
Sementara itu, Kadis Sosial Drs.Sirajuddin,MM menekankan pentingnya menyamakan persepsi antara Pemerintah Daerah dengan peran serta Pemerintah di Tingkat Kecamatan dan Desa. 
“Intinya, rakor ini ingin diperkuat semangat dan kesamaan dengan pemerintah daerah. Agar dalam penyelenggaraan program baik itu bansos, program pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, supaya lebih tepat sasaran,” ujar Drs.Sirajuddin,MM selaku Kadis Sosial Kamis Pagi, (23/7) di Aula Kantor Mufakat Camat Langgudu
Selain itu, kata Kadis, dalam rakor ini Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Akan dilaksanakan Pelatihan aplikasi data berbasis SIKS-NG atau Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation Kepada Para Operator Desa.
“Hari ini, kami akan mendistribusikan DTKS melalui Aplikasi SIKS-NG yang merupakan aplikasi yang bisa digunakan Oleh Para Operator untuk melakukan Pemutahiran DTKS” ucapnya.
Dengan aplikasi ini, Kadis menjelaskan diharapkan kualitas data yang dikelola dalam DTKS semakin  baik validitasnya, termasuk perbaikan data yang sudah meninggal dan pindah. Sehingga penyaluran bantuan juga semakin tepat sasaran,” tutur Drs.Sirajuddin,MM.
Kadis meminta, agar pemutahiran DTKS paling Lambat Tanggal 2 Agustus 2020 oleh seluruh Desa telah terselesaikan, termasuk desa-desa di Kecamatan Langgudu.
Dalam kesempatan yang sama, Kamaruddin,S.Pd, salah Satu Peserta dari Operator SID Desa Rupe Sekaligus Pegiat ForSID Kabupaten Bima, meminta agar selain untuk menyamakan persepsi serta untuk menyosialisasikan arah kebijakan dan strategi pemutakhiran DTKS dan penyelenggaraan program kesejahteraan sosial secara nasional, ia berharap agar Pemerintah daerah, Serius memberikan Pendampingan dan bimbingan terhadap Para Operator SID dalam melaksanakan Veri-Vali data DTSK dilapangan.
Menurutnya, Dukungan SDM dan kurangnya Persamaan persepsi  dilapangan menjadi salah satu faktor kendala.
“Mewakili Para Operator, kami pada Prinsipnya siap untuk Bersinergi,  namun, perlu menjadi perhatian, tidak semua SDM kita dilapangan paham bagaimana tata cara menggunakan Aplikasi SIKS-NG, saat verifikasi dan validasi DTKS” ucapnya. 
Untuk itu, ia berharap pelatihan, penguatan Kapasitas Operator dan ketersediaan anggaran harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan.
“Artinya, harapan kami kegiatan veri-vali ini harus didukung pula oleh tersedianya anggaran yang memadai” kata Kamaruddin.
Rakor yang dimulai pukul 10.30wita, yang dilanjutkan Pelatihan Operator SID tentang Penggunaan Aplikasi SIKS-NG hingga 14.30wita tersebut diikuti 30 peserta terdiri dari Kepala Desa dan Operator SID  di 15 Desa  Se-Kecamatan Langgudu.
Diakhir acara, Denny Kusumayadi,S.Psi selaku Kasi FM Dinsos Kabupaten Bima sekaligus sebagai Tutor Pelatihan memastikan seluruh Operator SID telah menginstall Aplikasi SIKS-NG untuk segera dilaksanakan veri-vali Data DTKS sebagai Bahan Musdes antara  Pemerintah Desa Bersama BPD dalam memutahirkan Data DTKS Tahun 2020 ( Tim KD-11)
Back to top button
error: Content is protected !!

Pemblokiran Iklan

Bantu kami menayangkan iklan dengan menon-aktifkan pemblokiran iklan di Web browser anda.