Forsid

Kerjasama DPMDes Dukcapil Prov NTB dan KOMPAK NTB, Bimtek Integrasi Data JPS Di Dalam APL SID

Pulau Sumbawa ( kabardesantb.com ) – Dalam rangka mendukung penguatan tatakelola pemerintahan desa dalam pengelolaan BLT-Dana Desa dan JPS lainnya, DPMPD Dukcapil Prov. NTB Didukung Oleh KOMPAK NTB yg difasilitasi oleh Tim dari OpenDesa Telah Memulai Upaya Untuk Mengoptimalkan Sistim Informasi Desa (SlD) Sebagai Media Pendukung Peningkatan Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan  bantuan Sosial BLT-Dana Desa Dan JPS.selasa (07/07/2020).

Kegiatan Bimtek tersebut, Resmi dibuka Oleh Kepala DPMPD Dukcapil Prov. NTB dengan Menghadirkan narasumber ketua umum perkumpulan desa digital pusat Bapak Hernindya Wisnuadji, programmer opensid Rudi purwanto.
‘’Puluhan operator system informasi desa Kabupaten Bima Dan Sumbawa  mengikuti “Bimtek Integrasi Data JPS Di Dalam APL SID yang digelar DPMPD Dukcapil Prov. NTB didukung oleh KOMPAK NTB. Kegiatan tersebut sebagai bentuk keterbukaan informasi desa dalam hal pengunaa dana desa’’

Sebelum melaksanakan bimtek tersebut, menurut Ketua Umum ketua pekumpulan desa digital, Hernindya Wisnuadji kepada peserta, guna meningkatkan profesionalisme para operator sid, Sistem Informasi Desa (SID) yang sengaja dibuat supaya terbuka dan dapat dikembangkan bersama-sama oleh komunitas peduli openSID
lanjut,Hernindya Wisnuadji mengungkapkan Pengembangan Sistem Informasi Desa di Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa berkembang cukup Pesat. Oleh sebab itu, Hernindya Wisnuadji yang biasa disapa Adjie W berharap agar melalui Bimtek Virtual tersebut Peserta mendapatkan informasi tentang pentingnya SID dalam mendukung penguatan tatakelola Pemerintahan Desa, mampu memasang aplikasi OpenSID terbaru, mengetahui fitur untuk input data penerima JPS/BLT dan terampil melakukan inputing data penerima JPS ke dalam aplikasi SID 20.07 atau 20.07 Pasca baik Offline maupun Online.
SID diharapkan dapat membantu desa dalam beberapa hal berikut:
kantor desa lebih efisien dan efektif,pemerintah desa lebih transparan dan akuntabel,layanan publik lebih baik, warga mendapat akses lebih baik pada informasi desa
OpenSID adalah aplikasi open source (sumber terbuka), yang:
Gratis, bebas diperoleh, tanpa pendaftaran atau hambatan apapun, rutin disempurnakan, dan dikembangkan bersama-sama oleh komunitas peduli SID, di mana pengguna berperan langsung mengarahkan pengembangannya.
OpenSID diharapkan dapat turut membantu agar ke semua 74ribu+ desa di Indonesia dapat menerapkan sistem informasi untuk memajukan desanya.ungkap bapak biasa sapa adji.
“ Dengan memanfaatkan tehnologi Video Conference Zoom, pelaksanaan Bimtek berjalan lancar. Peserta yang mengikuti bimtek dari opensid dari berbagai desa yang ada di kabupaten bima dan Sumbawa . dengan jumlah peserta terdaftar 36 dari kabupaten bima sedangkan dari sumbawa 15  operator desa ,”

‘’Pelaksanaan bimtek Ini sekaligus untuk mengevaluasi sejauh mana tingkat penyerapan dan pemahaman peserta bimtek terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber’’

“Kami berharap para peserta bimtek terus memperdalam materi yang di dapat dari narasumber karena hasilnya akan dapat menentukan kemungkinan berhasil dalam validasi data tersebut.,” tambah muh ridha Makruf . ( br – 01)
Back to top button
error: Content is protected !!

Pemblokiran Iklan

Bantu kami menayangkan iklan dengan menon-aktifkan pemblokiran iklan di Web browser anda.